Langsung ke konten utama

Rantela'bi Kambisa Anak Desa Jadi Penemu Aplikasi Kontruksi Pertama Indonesia


Lembang Rantela'bi Kambisa adalah sebuah desa di kecamatan Sangalla Utara Kabupaten Tana toraja provinsi sulawesi selatan, desa ini cukup indah dan memiliki kultur masyarakat yang harmonis rukun dan damai, pendapatan masyarakat di desa Rantela'bi Kambisa rata rata petani dan peternakan namun ada juga sekian persen menjadi Asn / Pns /Pekerja swasta serta pengusaha dari desa lembang inilah lahir seorang pemuda kreatif yang menciptakan sebuah lapangan kerja yang telah mempekerjakan ribuan orang di indonesia dalam sistem tehknologi berbasis online aplikasi yang di sebut Halo Tukang sebuah aplikasi yang sedang naik nama saat ini di indonesia dan telah meraut banyak sponsor kenapa tidak aplikasi ini sangat bermanfaat buat masyarakat 
berikut Profil singkat penemu aplikasi halotukang:
A. Pangeran Tandilangi' S.Psi.,MH  Sapaan Akrab Pangeran kelahiran Makassar 16 April 1990 anak dari pasangan Haris Tandilangi' Parassa dan A. Nurhayati
Ayahnya Kelahiran Sangalla' dari pasangan Y.T. Parassa dan Yorinda Tinggi Tandilangi' anak bungsu dari pasangan Puang Laso' Rinding ( Puang Sangalla' ) dan Sindo' Lai' Mangatta.
1. Tamatan SD Rantela'bi' Sangalla Tana Toraja
2. Tamatan SMP 2 Sangalla Tana Toraja
3. Tamatan SMA 1 Sangalla Tana Toraja
4. S1 Psikologi Univ 45 Makassar
5. S2 Hukum UMI Makassar
6. S3 Doktor Ilmu Hukum (Sekarang).

#PengalamanOrganisasi:
1. Pendiri Ormas Laskar Lakipadada
2. Pendiri Siswa Espedition Pencinta Alam (Sixpala)
3. Pendiri Gerakan Solidaritas Mahasiswa Toraja (GASMATOR).
4. Ketua karateker Sapma PP Kab. Tana Toraja
5. Ketua Solidaritas Narapida Indonesia ( Seni )
6. Pendiri / Sekertaris Umum Yayasan Puang Sangalla'
7. Ketua Himpunan Pengusaha Layanan Jasa (HPLJ-Sulsel)
8. Pengurus DPD Partai Berkarya Sulsel Toraja
9. Penemu Aplikasi Halo Tukang Indonesia
10. Pencetus Sekolah Kreatif Sangalla Toraja

#Pekerjaan:
1. Direktur Utama Lakipadada Group
2. Founder Aplikasi HT

#MottoHidupnya:

"Belajar Mencintai"
Jika kau tak suka sesuatu ubahlah. Jika tak bisa, maka ubahlah cara pandangmu

Siapa  yang tidak mengenal istilah cinta. Setiap orang pasti memiliki sesuatu hal yang berharga atau dicintai. Sesuatu hal bila dikerjakan dengan rasa cinta, pasti akan lebih menyenangkan. Beda dengan mengerjakan sesuatu tanpa cinta. Rasanya pasti akan sangat membosankan.
Memang mencintai itu tidak bisa dipaksakan. Namun, mulailah mencintai dengan terus membiasakan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Anak dari Desa Rantela'bi Menasional

Belajar Arti perjuangan  Anak-anak di pelosok Kaki Gunung Lembang Rantela'bi kambisa Sangalla' Utara Kabupaten Tana Toraja Anak-anak di Kaki Gunung Lembang Rantela'bi tetap semangat sekolah meski kondisi serba terbatas. Perjuangan mereka membuat hati siapapun trenyuh, Pangeran seorang anak petani di Lembang Rantela'bi yang menempuh pendidikan Sekolah Dasar SD inpres 272 Rantela'bi di usianya yang hidup bergelumun dengan kerja keras  hingga akhirnya melanjutkan sekolahnya ke Smp Negeri 2 Sangalla' yang tetap menitih perjuangan hingga akhirnya menyelesaikan SMAnya di SMA Negeri 1 Sangalla' dalam kondisi perjuangan yang betul di raih dalam bersekolah yang orang lain pada umumnya tidak demikian sebelum pergi bersekolah bekerja dan setelah pulang sekolah tetap bekerja mungkin iya seperti pada pepata " tak kerja maka tak makan ". Setelah usai tamat SMA iya pun melanjutkan di perguruan tinggi Di Universitas 45 Makassar dengan Jurusan Ilmu Psikolog...

Toraja Internasional Airport Nama Bandara BBK Pangeran

Runway Bandara Buntu Kuni Sepanjang 2,5 KM  Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Tator dan Kepala Kantor UPBU Pongtiku menggelar Rapat Kerja pengusulan pemberian nama bandara Buntu Kunik di Ruang Rapat Bapemperda, Rabu (20/5/2020). Bandara baru di Tator ini dijadwalkan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo bulan Agustus 2020 mendatang. Dalam rapat tersebut, DPRD Tator dengan UPT Bandara Pongtiku menyepakati pemberian nama bandara itu akan dilakukan dengan musyawarah adat dengan melibatkan seluruh tokoh masyarakat di Tator. Pangeran: Toraja Internasional Airport nama yang cukup indah dan mudah di ingat. Sementara itu, UPT Bandara Pongtiku Jafriadi menjelaskan penamaan bandara juga harus menyesuaikan kondisi serta kemampuan pelayanan penerbangan dan Bandara Pongtiku disebutkan juga sudah dalam proses untuk ditutup. “Nama bandara itu disesuaikan juga dengan kemampuannya, yang jelas setelah ada nama yang sepakati itu akan diverifikasi oleh Kemenhub,” ...