Runway Bandara Buntu Kuni Sepanjang 2,5 KM
Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Tator dan Kepala Kantor UPBU Pongtiku menggelar Rapat Kerja pengusulan pemberian nama bandara Buntu Kunik di Ruang Rapat Bapemperda, Rabu (20/5/2020).Bandara baru di Tator ini dijadwalkan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo bulan Agustus 2020 mendatang.
Dalam rapat tersebut, DPRD Tator dengan UPT Bandara Pongtiku menyepakati pemberian nama bandara itu akan dilakukan dengan musyawarah adat dengan melibatkan seluruh tokoh masyarakat di Tator. Pangeran:
Toraja Internasional Airport nama yang cukup indah dan mudah di ingat.
Sementara itu, UPT Bandara Pongtiku Jafriadi menjelaskan penamaan bandara juga harus menyesuaikan kondisi serta kemampuan pelayanan penerbangan dan Bandara Pongtiku disebutkan juga sudah dalam proses untuk ditutup.
“Nama bandara itu disesuaikan juga dengan kemampuannya, yang jelas setelah ada nama yang sepakati itu akan diverifikasi oleh Kemenhub,”
Bandara Buntu Kunik merupakan proyek Kementerian Perhubungan yang tahap awal pembangunannya akan diselesaikan tahun ini. Bandara ini nantinya akan diupayakan untuk pengoperasian pesawat Boeing. Pemprov Sulsel akan coba penerbangan Direct Call Port langsung ke Toraja, kalau bisa nanti Bali-Toraja atau Jakarta-Toraja asalkan pesawat boeing sudah dapat mendarat,” ujar Andi Sudirman wakil gubernur Sulawesi Selatan.

Toraja Internasional Airport nama yang cukup indah dan mudah di ingat.
BalasHapus